Isu lot lidi dalam kontrak jualan dan pembelian tanah telah lama menjadi persoalan yang menimbulkan kebimbangan dalam kalangan pembeli dan juga para pakar harta tanah. Fenomena ini bukan sekadar melibatkan isu-isu teknikal, malah ia melibatkan hak asasi pemilikan harta dan keadilan dalam transaksi hartanah. Artikel lebih lanjut di : https://www.bernama.com/bm/tintaminda/news.php?id=2450031
News
- Department of Quantity Surveying advances strategic links with leading QS consultants across Johor
- FABU UTM strengthens industry engagement and networking at Glodon QuantifAI Launch, AEC Connect Day 2026
- FABU’s BIMRG supports Malaysia’s techno-talent readiness through the 2nd UTM-CIDB BIM Training & Apprenticeship Programme 2026
- Future Cities in Focus: iNUPC 2026 Strengthens UTM’s Role in Shaping Sustainable Urban Futures
- Empowering Student Voices: UTM’s Inaugural ‘So You Think You Can Pitch?’ Spotlights Campus Solutions
- A Malaysian Perspective on Hong Kong Real Estate Progress in Kowloon
- UTM perkukuh pendidikan dan penyelidikan bersama Lenggong UNESCO Global Geopark
- UTM Architecture Students Rethink the Future of Pasar Awam Kluang
- 🌏 UTM TEMUI ‘NADI BUMI’, KAMPUS PERTAMA BINA TELAGA AKUIFER BATUAN
- SOROTAN PROGRAM: BUBUR LAMBUK SEFAKULTI 2026